Suara.com - Minuman bebas gula selama ini dianggap sebagai pilihan minuman yang aman, tentunya karena 'embel-embel' tanpa mengandung gula.
Namun bukan berarti minuman bebas gula aman bagi kesehatan. Pasalnya, sebuah studi terkini menunjukkan bahwa minuman bebas gula ternyata juga dapat merusak gigi.
Peneliti dari Oral Health Cooperative Research Centre di University of Melbourne, Australia, menemukan minuman bebas gula memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga rentan memicu pelunakan enamel gigi. Akibatnya, gigi pun mudah mengalami sederet permasalahan.
"Banyak orang tidak menyadari risiko yang juga bisa ditimbulkan dari minuman bebas gula. Kebanyakan berpendapat bahwa minuman bebas gula aman untuk kesehatan, ternyata setelah diteliti, mereka dapat menyebabkan kerusakan pada gigi," ujar Eric Reynolds, salah satu peneliti utama.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa gula membentuk plak pada permukaan gigi. Lalu dicerna oleh bakteri dan dikonversi menjadi asam. Tingkat keasaman inilah yang dapat mengikis enamel gigi.
Dari 27 merek minuman bebas gula yang ditelitinya, hampir keseluruhan masih mengandung gula meski dalam jumlah yang sedikit dibanding minuman ringan mengandung gula.
"Bahkan enam dari delapan minuman olahraga yang diuji positif mengikis enamel gigi," imbuh Reynolds.
Nah, untuk menanggulangi masalah kerusakan gigi, peneliti menyarankan agar seseorang berkumur dengan air putih usai minum minuman bebas gula. Lalu tunggu satu jam untuk menyikatnya dengan sikat dan pasta gigi.
"Hal ini dapat membantu mencegah penumpukan plak yang memicu keasaman," pungkasnya. (Foxnews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik