Suara.com -
Menurut sebuah penelitian, anak yang memiliki riwayat alergi seperti asma, demam, dan eksim lebih berisiko mengalami gangguan jantung di usia muda.
Peneliti menyebut bahwa anak-anak yang mengalami asma berpeluang dua kali lebih besar memiliki tekanan darah tinggi dan koleterol jahat tak terkontrol. Hal ini juga memicu peningkatan risiko menderita sakit jantung.
"Dengan pengobatan alergi sejak dini maka bisa membantu mencegah timbulnya penyakit jantung saat dewasa," ujar dr Jonathan Silverberg, profesor dermatologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago.
Lebih lanjut ia menambahkan, pada anak dengan gangguan alergi, lebih mungkin untuk memiliki aktivitas fisik yang rendah dan mengalami obesitas dibandingkan anak-anak lainnya. Hal ini pun semakin meningkatkan risiko penyakit jantung saat dewasa.
Oleh karena itu ia mengimbau agar anak-anak yang memiliki alergi disarankann untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol lebih awal sebagai langkah deteksi dini.
"Memodifikasi gaya hidup, mengonsumsi makanan sehat, melakukan lebih banyak latihan fisik dan menjalani pengobatan untuk alergi bisa mengurangi peningkatan risiko penyakit kardiovaskular," imbuhnya. (Livescience)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?