Suara.com - Sayuran hijau dikenal sebagai makanan bernutrisi tinggi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Bahkan studi terkini menunjukkan makanan kaya serat ini di masa depan berpotensi menjadi antibiotik.
Keyakinan ini muncul setelah para peneliti melakukan sebuah penelitian. Dalam studi terkininya tersebut ditemukan bagaimana bakteri memakan molekul gula yang tidak biasa ditemukan di dalam sayuran berdaun hijau.
Temuan ini menjelaskan bagaimana bakteri baik dapat melindungi usus dan meningkatkan kesehatan. Peneliti dari Melbourne dan Inggris meyakini bahwa sayuran hijau penting untuk memberi makan bakteri usus yang baik dan membatasi kemampuan bakteri jahat menguasai usus manusia.
Mereka mengidentifikasi enzim yang sebelumnya tidak diketahui, tapi digunakan bakteri, jamur, dan organisme lain untuk memberi makan usus yang semuanya itu ditemukan dalam sayuran hijau.
Setiap tahun, sayuran berdaun hijau seperti bayam memproduksi gula pada skala yang besar, sebanding dengan total produksi bijih besi tahunan dunia.
Temuan ini juga memberi wawasan penting yang mungkin pada suatu hari nanti dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kelas baru antibiotik. (Times of India)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS