Suara.com - Pernahkah Anda merasa jari-jari dan tangan terasa kaku ketika bangun tidur? Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan hidup Anda.
Pasalnya, banyak pekerjaan yang membutuhkan kelincahan tangan tidak dapat terselesaikan secara lebih cepat lantaran jari-jari dan tangan mendadak kaku di pagi hari.
Tangan dan jari-jari yang kaku ini bisa terjadi, karena kondisi kesehatan tertentu, seperti artritis atau aktivitas berulang yang dilakukan dengan tangan secara agresif, dan membuat tangan menjadi kaku.
Bila Anda mengalami keluhan ini, cobalah melakukan latihan ringan yang disarankan dr Nita, Konsultan dari Meet Doctor, untuk menambah kekuatan tangan dan memperbaiki fungsi tangan.
1. Rendam tangan terlebih dahulu di dalam air hangat
Air yang hangat dan titik apung alami air dapat menjadi awalan yang baik bagi Anda untuk mempersiapkan tangan sebelum melakukan aktivitas mengatasi kekakuan selanjutnya. Rendam tangan di dalam air dan gerak-gerakkan tangan melawan daya apung alaminya.
Selain merendam tangan, Anda dapat juga menggoyang-goyangkan tangan dan memijat-mijat setiap jari dari bagian ruas bawahnya hingga ke ujung-ujungnya untuk memperlancar peredaran aliran darah.
2. Lakukan latihan tangan
Kepalkan tangan dan renggangkan jari tangan sejauh mungkin dalam gerakan membuka dan menutup. Atau, cobalah gerakan menempelkan jari-jari tangan dan menggerak-gerakkannya dengan pergelangan tangan sebagai tuasnya dan jari mengarah ke atas.
Kemudian, secara perlahan, tekuk ujung jari dan tukikkan hingga membentuk gerakkan ombak dengan telapak tangan hingga ujung jari menghadap ke bawah.
Tukar arahnya dan kali ini arahkan lagi jari dari posisi menghadap bawah ke posisi awal yang menghadap ke atas.
3. Lakukan finger walks
Dengan telapak tangan Anda rata dengan permukaan meja dan jari-jari yang saling menempel, gerakkan jempol Anda sejauh mungkin ke samping dan gerakkan satu per satu jari mendekati jempol. Latih juga jari-jari tangan dengan mengangkatnya satu per satu.
Lakukan dengan menempelkan dua telapak tangan menghadap ke bawah di atas permukaan meja, kemudian angkat jari telunjuk sejauh mungkin dari meja, tahan dan turunkan.
Ulangi gerakan yang sama dengan setiap jari. Kemudian, untuk melatih jempol, tempelkan keempat jari lainnya dan angkat jempol ke atas menjauhi tangan serta regangkan jempol dengan mengarahkannya agar menyentuh ruas bawah kelingking. Rilekskan jari, lalu ulangi gerakan.
4. Manfaatkan mainan tangan
Untuk menambah dan melatih ketahanan tangan, Anda dapat menggunakan bola busa atau karet gelang besar untuk membantu tangan Anda berlatih. Anda bahkan dapat memanfaatkan kertas kosong untuk berlatih.
Pegang ujung atau sudut kertas dan secara cepat remas-remas kertas tersebut menjadi bola kertas dalam genggaman tangan, buang lalu ulangi lagi dengan kertas baru dan dengan tangan yang satunya.
Latihan-latihan mengatasi kekakuan tangan tersebut dapat dilakukan sebelum tidur di malam hari dan di pagi hari saat baru bangun tidur. Lakukan gerakan ini sekali dalam sehari agar efektif mengatasi jari-jari dan tangan yang kaku.
Jika Anda memiliki kondisi artritis dan sendi-sendi Anda sering membengkak dan kaku, konsultasikan terlebih dahulu gerakan-gerakan mana yang aman untuk Anda praktikkan. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Cegah Nyeri Otot dan Sendi, Ini Tips Tetap Bugar Selama Puasa
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun