Suara.com - Sebagai calon ayah, merawat kesehatan organ reproduksi sangatlah penting. Organ reproduksi yang sehat mempengaruhi peluang untuk mendapatkan bayi berkualitas.
Kondisi sperma sendiri menurut para ahli dipengaruhi oleh faktor gaya hidup seorang lelaki. Begitu pula dengan kegesitannya dalam membuahi sel telur. Oleh karena itu, para lelaki sebaiknya perhatikan beberapa faktor berikut yang mempengaruhi keberhasilan sperma dalam mencapai sel telur.
1. Suhu tinggi
Bekerja di lingkungan bersuhu tinggi atau duduk selama berjam-jam diketahui dapat meningkatkan suhu testis. Padahal suhu testis yang tinggi rentan menyebabkan kerusakan sperma. Pada akhirnya hal ini mempengaruhi pergerakan sperma dalam membuahi sel telur.
2. Pola makan yang buruk
Pola makan adalah salah satu faktor yang juga mempengaruhi pergerakan sperma. Bahkan penelitian pernah menyebut, konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan dikaitkan dengan risiko menurunkan jumlah sperma. Jadi, perhatikan lagi konsumsi makanan Anda sehari-hari.
3. Obesitas
Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu Anda para lelaki untuk merawat sperma tetap sehat dan lincah. Obesitas selama ini dikaitkan dengan penurunan kualitas dan kuantitas sperma.
4. Usia
Faktor usia dapat memiliki efek buruk pada jumlah dan kegesitan sperma. Oleh karena itu usahakan untuk berupaya memiliki anak di bawah usia 30 tahun.
5. Kekurangan vitamin
Kekurangan vitamin bisa menjadi faktor utama yang mempengaruhi kelincahan sperma saat membuahi sel telur. Beberapa vitamin dan nutrisi tersebut antara lain B-12, zinc, selenium, asam folat hingga antioksidan.
6. Konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol secara berlebihan bisa mempengaruhi kesehatan sperma. Bahkan studi menunjukkan, lelaki yang minum setidaknya dua gelas alkohol per hari dapat memiliki efek merugikan pada produksi sperma. Jadi, batasi konsumsi minuman beralkohol jika Anda ingin segera dikaruniai keturunan.
7. Merokok
Lelaki yang memiliki kebiasaan merokok juga berada pada risiko lebih tinggi mengalami kesulitan saat memperoleh keturunan. Pasalnya zat-zat yang terdapat dalam rokok mempengaruhi kegesitan sperma, pada gilirannya membuat sel telur sulit dibuahi. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?