Suara.com - Sebuah penelitian yang dilakukan Rumah Sakit Klinik Barcelona menunjukkan bahwa kebiasaan mendengkur erat kaitannya dengan pertumbuhan tumor ganas atau kanker.
Dalam pengujian yang dilakukan terhadap beberapa ekor tikus, peneliti menemukan bahwa tikus yang mendengkur karena kekurangan oksigen, mengalami pertumbuhan tumor di dalam tubuhnya.
Kebiasaan mendengkur juga dialami oleh manusia. Kondisi yang disebut sleep apnea terjadi ketika dinding tenggorokan beristirahat dan menghadang saluran udara kerap dikaitkan dengan kondisi obesitas, diabetes, hipertensi, serangan jantung dan stroke.
Padahal, kata peneliti, dr Antoni Vilaseca, kondisi ini juga memungkinkan seseorang mengidap kanker. Oleh karen itu, bagi Anda yang memiliki kebiasaan mendengkur sebaiknya memperbaiki pola tidur Anda.
"Kualitas tidur juga sangat berpengaruh dengan pertumbuhan kanker. Kecuali bagi mereka yang rajin berolahraga sehingga mendapat stok oksigen lebih banyak dan terhindar dari kebiasaan mendengkur," ujarnya. (Zeenews)
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem