Suara.com - Alergi merupakan salah satu gangguan imunitas yang umum dialami anak-anak. Meski demikian, tak mudah bagi orang tua untuk menentukan apa penyebab alergi yang diderita buah hatinya, karena ada banyak faktor yang bisa memicunya.
Selain faktor genetik yang sering memainkan peran penting munculnya alergi pada anak, beberapa faktor lain juga bisa memicu alergi. Mulai dari makanan seperti susu sapi, telur dan kacang-kacangan, obat, racun serangga (sengatan), debu tungau, bulu binatang, lateks, zat kimia tertentu seperti detergen, hingga serbuk sari atau udara dingin.
Nah, ketika pemicu alergi (alergen) ini bersentuhan dengan tubuh, baik melalui sentuhan ataupun masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan memproduksi sejenis protein yang menyebabkan reaksi tidak wajar sehingga tubuh mengalami beberapa gejala seperti kulit memerah, gatal dan membengkak atau bentol-bentol.
Selain itu, ada pula anak yang menderita alergi menunjukkan gejala batuk atau bersin, sulit bernapas, muntah-muntah atau diare bahkan hingga hilang kesadaran (pingsan). Jadi, bila orangtua melihat si kecil menunjukkan gejala-gejala tersebut segeralah membawanya ke dokter. (Adv)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua