Yoga ternyata tak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, tapi ada pula yoga yang bisa dilakukan oleh anak-anak. Bahkan menurut pendiri Kids Yoga Jakarta yang juga trainer dari Yoga Ed., Tina Maladi yoga dapat membantu anak meningkatkan fokus dan konsentrasi untuk menerima pelajaran di sekolahnya.
"Yoga itu memiliki tiga manfaat utama untuk anak, pertama, melatih fokus atau konsentrasi anak, kedua, sebagai relaksasi agar anak terhindar dari stres, ketiga untuk menjaga kesehatan fisik anak," ujar Tina di sela-sela mengisi kelas Yoga Gembira Festival (YoGFest) 2016 di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (17/4/2016).
Manfaat ini, lanjut dia, tentunya akan didapat jika anak menjalani yoga secara teratur, setiap hari misalnya. Namun tentu saja jenis yoga yang dilakukan anak berbeda dengan yoga yang dilakukan orang dewasa.
"Bagusnya sih setiap hari ya. Asal rutin, dilakukan tiga menit saja itu sudah membawa tiga manfaat itu pada anak. Gerakan yoganya tentu berbeda, untuk jenis head stand yang sering dilakukan orang dewasa tidak diterapkan pada anak karena cukup berisiko," imbuh Tina.
Lebih lanjut ia menjelaskan, waktu pelaksaan yoga pada anak memiliki manfaat yang berbeda-beda. Ia mencontohkan, ketika anak melalukan gerakan yoga sebelum sekolah maka akan menstimulasi otaknya untuk siap berkonsentrasi menerima pelajaran. Sedangkan yoga sepulang sekolah dapat membuat anak rileks dan terhindar dari stres.
"Sebelum tidur juga anak disarankan melakukan yoga. Karena tidur merupakan bagian dari belajar sehingga anak dapat siap beraktivitas keesokan harinya," tambah Tina.
Dengan manfaat yoga yang begitu besar bagi anak-anak, Tina pun mengajak para guru dan orangtua untuk mempelajari gerakan yoga agar bisa diterapkan pada anak maupun murid-murid mereka.
Berdasarkan pantauan Suara.com di perhelatan hari terakhir YoGFest 2016 pengunjung semakin ramai. Rata-rata dari mereka adalah penikmat yoga dari berbagai aliran yang ingin bertemu langsung dari para guru yoga.
Berita Terkait
-
Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif
-
Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua
-
Bentuk Entitled Parent pada Karakter Lee Ji Young di Teach You a Lesson
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak