Kanker kulit atau melanoma merupakan jenis kanker yang berbahaya dan menjadi penyebab kematian utama dari kasus kulit. Penelitian pun menyebut bahwa penggunaan tabir surya dapat mencegah terjadinya kanker kulit ini.
Namun peneliti menekankan bahwa tabir surya yang efektif mencegah terjadinya kanker kulit adalah minimal mengandung SPF 30.
"Tabir surya efektif mencegah kulit terbakar saat terpapar sinar UV yang menjadi penyebab kanker melanoma," ujar peneliti utama Christin Burd, asisten profesor genetika molekuler di Ohio State University.
Penelitian yang dipresentasikan dalam American Association for Cancer Research (AACR) Annual Meeting 2016 ini menemukan bahwa kandungan SPF 30 dapat mencegah tumbuhnya melanoma dan tumor.
"Kandungan SPF 30 terbukti memiliki keunggulan dalam mencegah kanker melanoma. Sehingga kami anjurkan penggunaan tabir surya minimal pada SPF tersebut," imbuh Burd.
Meski SPF terbukti memiliki cara pencegahan terbaik dalam menangkal kanker melanoma, Burd dan rekan peneliti lainnya kini tengah meneliti kandungan lain yang dapat memberikan perlindungan terbaik sehingga mengurangi risiko mengidap kanker kulit di tengah perubahan suhu drastis di berbagai belahan dunia. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Bingung Pilih Physical Sunscreen? Ini 5 Produk Minimal SPF 30 yang Nyaman di Kulit
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
Apakah Ada Sunscreen Waterproof? 6 Produk Andalan Ini Bisa Dipakai Seharian
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
Juvelook Jadi Tren Perawatan Wajah Natural, Keahlian Certified Injector Jadi Penentu Hasil
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?