Suara.com - Panjang umur merupakan harapan setiap orang saat menapaki usia baru. Namun sayangnya tak semua orang berusaha untuk mendapatkan panjang umur, yang salah satunya bisa diperoleh dengan menjalani pola makan sehat.
Penelitian terkini menunjukkan bahwa pola makan merupakan indikator penting yang menentukan berapa lama Anda akan hidup dan terhindar dari berbagai risiko penyakit kronis.
Berikut adalah 5 makanan sehat yang dapat memperpanjang usia hidup Anda:
1. Kacang
Cemilan yang banyak digandrungi masyarakat ini memang terbukti dapat mencegah berbagai risiko penyakit kronis. Penelitian yang dilakukan Harvard School of Public Health menemukan bahwa semakin sering orang mengonsumsi kacang, maka semakin rendah risikonya untuk mati muda.
Tapi tentu saja, batasi konsumsi kacang secukupnya untuk mendapatkan manfaat in, minimal segenggam kacang per hari.
2. Roti gandum
Mulai sekarang ganti menu sarapan Anda dengan roti gandum. Pasalnya sebuah studi terkini yang dilakukan JAMA Internal Medicine menemukan bahwa konsumsi gandum sebanyak 1 ons berkorelasi dengan penurunan risiko kematian sebanyak 5 persen dan penurunan risiko jantung sebanyak 9 persen.
3. Makanan pedas
Kabar baik bagi Anda pecinta makanan pedas. Studi yang dilakukan terhadap 450 ribu lelaki dan perempuan di China menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan pedas berkontribusi pada penurunan risiko kematian 14 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tak senang mengonsumsi makanan pedas.
4. Rumput laut
Lebih dari 1000 penelitian telah menemukan manfaat rumput laut yang dapat menekan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat pertumbuhan kanker. Penelitian ini sekaligus membuktikan rahasia panjang umur masyarakat di Jepang yang rutin mengonsumsi rumput laut.
5. Ikan
Ikan adalah makanan yang membuat Anda panjang umur. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam ikan yang disebut karotenoid dapat melindungi seseorang dari risiko mengidap penyakit yang berhubungan dengan kerusakan saraf.
Terlebih lagi, omega-3 dalam ikan berlemak seperti salmon secara signifikan dapat mengurangi peradangan, yang memicu berbagai penyakit mulai dari kanker, penyakit jantung, dan Alzheimer. (Foxnews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?