Suara.com - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang harapan hidup manusia, mulai dari diet sehat, menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok, sering begadang, alkohol, istirahat cukup dan rutin latihan fisik.
Berbicara soal latihan fisik, sebuah studi terkini menyebutkan bahwa rutin jalan kaki selama satu jam sehari bisa mengurangi risiko kematian dini 12 hingga 14 persen. Penelitian yang dilakukan para peneliti di University of Sydney, Australia, ini melibatkan lebih dari 200.000 orang dewasa yang berusia setengah baya atau 50 tahun ke atas.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dewasa membutuhkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik dalam intensitas level sedang, seperti jalan cepat, setiap minggunya. Tak hanya itu, kegiatan penguatan otot dalam dua hari atau lebih setiap minggunya juga diperlukan.
"Studi sebelumnya mencatat manfaat aktivitas fisik yang memadai atau tidur serta risiko terlalu banyak duduk. Tapi ini adalah studi yang pertama untuk melihat apa yang terjadi ketika kita mengganti satu kegiatan dengan jumlah waktu yang sama," kata Prof. Emmanuel Stamatakis, penulis utama penelitian.
Prof. Emmanuel dan timnya menghitung waktu orang bekerja, yang mana lebih dari 70 persen dari waktu kerja dihabisi dengan duduk. Studi terbaru mereka berfokus pada efek dari mengganti kebiasaan dan membandingkannya dengan hasil kesehatan pada umumnya, termasuk kematian.
Tim peneliti menemukan bahwa menukar waktu hanya satu jam dari duduk setiap hari dengan berdiri menghasilkan penurunan lima persen dalam risiko kematian dini. Selain itu, bagi mereka yang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, satu jam dari duduk ditukar dengan tidur mengakibatkan penurunan enam persen risiko kematian dini.
Kebalikannya, ketika satu jam berjalan atau berolahraga setiap hari diganti dengan duduk atau beberapa perilaku diam lainnya, tim peneliti menemukan peningkatan 13-17 persen risiko kematian dini. (Medical News Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua