Suara.com - Menasihati anak secara verbal kerap dilakukan para orangtua. Padahal, menurut psikolog Najeela Shihab, pemberian nasihat tak efektif bikin anak menuruti apa yang orangtua inginkan.
Najeela menyarankan agar para orangtua memilih mendongeng ketimbang nasihat. Dongeng, kata dia, lebih positif untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan pada anak.
"Nasihat hanya akan didengar anak tanpa dipahami, sehingga besar kemungkinan anak akan mengulanginya lagi. Tapi kalau dongeng kan ada interaksi dua arah antara orangtua dan anak sehingga anak akan lebih mudah memahami dan mengingatnya," ujar Najeela dalam jumpa pers Festival Dongeng Internasional Indonesia di Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Menurut Najeela, mendongeng tak harus dengan durasi lama dan dilakukan pada malam hari sebelum anak tidur. Kata dia, kegiatan satu ini bisa dilakukan di mana dan kapan saja.
"Waktu dongeng jangan dibayangkan harus setengah jam misalnya. 3 sampai 5 menit saja itu sudah jadi proses yang menyenangkan buat anak dan orangtua," ujarnya.
Para orangtua juga, lanjutnya tak harus pusing memikirkan apakah mahir atau tidak untuk mendongeng. Agar bisa mendongeng, cuma diperlukan kemampuan imajinasi dan observasi yang ada di sekitar.
"Nggak harus dongeng tradisonal, apapun bisa jadi ide cerita. Tapi memang orangtua harus benar-benar mengembangkan imajinasi dan menyiapkan waktu untuk mendongeng," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa