Suara.com - Saat ini, begitu banyak perempuan berorientasi pada karier atau senang bepergian keliling dunia dunia dan mencari berbagai pengalaman baru. Karenanya, mereka lebih memilih menunda kehamilan mereka.
Pada akhirnya, usia sudah semakin bertambah. Ketika memutuskan untuk hamil, mereka merasa takut bahwa kehamilan di usia yang tak lagi muda dapat menyebabkan komplikasi kesehatan dan cacat lahir.
Tapi, tahukah Anda bahwa sebuah studi penelitian terbaru telah menemukan bahwa perempuan yang melahirkan dalam usia cukup tua, memiliki kemungkina berumur panjang!
Studi yang dilakukan dengan menyurvei perempuan yang melahirkan pertama kali di usia antara usia 30-35 menyimpulkan bahwa tingkat umur panjang pada mereka meningkat setidaknya 28 persen,
Dari 20 ribu perempuan yang disurvei, diketahui bahwa sekitar 54 persen dari mereka hidup sampai usia 90 tahun!
Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa di antara sebagian besar perempuan yang hidup hingga usia 90 tahun ini, juga memiliki berat badan yang ideal.
Peneliti merasa, berat badan yang sehat dan ideal yang dimiliki bahkan setelah melahirkan pada tahap berikutnya, adalah hal yang membuat mereka berumur panjang.
Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa perempuan yang melahirkan anak pertama mereka, di usia 30 sampai 35 tahun, lebih pada berisiko memiliki kondisi seperti diabetes gestational dan kematian saat melahirkan juga lebih mungkin terjadi.
Jadi, kesimpulannya, perempuan yang hamil untuk pertama kalinya dalam usia yang tak lagi muda dapat hidup lebih lama; Namun, mereka juga harus menyadari efek negatif dari kehamilan yang terlambat! [Boldsky]
Baca Juga: Bikin Merinding, Olla Ramlan Posting Tulisan Tentang Suami
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19