Ilustrasi pemeriksaan kesehatan ibu hamil. (Shutterstock)
Dalam masa kehamilan, seorang perempuan akan mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun emosional. Seperti kenaikan berat badan, perluasan pinggul dan beberapa bagian di daerah perut, kaki yang bengkak, hingga perubahan suasana hati dan depresi karena adanya ketidakseimbangan hormon yang terjadi dalam tubuh perempuan hamil.
Baru-baru ini, sebuah penelitian terkemuka menyatakan bahwa tak hanya perubahan secara fisik dan emosional, kehamilan juga dapat menyebabkan perubahan jangka panjang yang dapat terjadi dalam otak seorang perempuan hamil.
Selama kehamilan, banyak fluktuasi hormonal terjadi dalam tubuh perempuan, di mana tubuh mereka harus membekali diri agar siap untuk membawa dan mengandung bayi selama 9 bulan. Untuk mencapai fungsi tersebut, hormonlah yang pertama kali diproduksi di otak dan mencapai bagian-bagian lain dari tubuh.
Untuk memproduksi hormon tertentu yang diperkukan selama masa kehamilan, otak tentu mengalami perubahan yang akan mempengaruhi perempuan hamil dalam jangka panjang, yang dapat mempengaruhi perilakunya secara negatif.
Seperti mengalami gejala yang tidak biasa seperti perubahan suasana hati yang intens, depresi dan merasa dirinya sedang diuji.
Tapi penelitian juga menyatakan, perubahan neurologis yang terjadi dalam otak perempuan hamil, pada kenyataannya juga menyebabkan perubahan perilaku positif tertentu.
Perubahan neurologis yang terjadi dalam otak perempuan hamil secara psikologis dapat membekali dirinya memiliki naluri keibuan, yang dapat melindungi dan mengurus anaknya dengan cara yang jauh lebih baik.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?