Suara.com - Saat memberikan apresiasi pada orang lain, biasanya semua orang akan bertepuk tangan. Tapi tahukah Anda bahwa tepuk tangan mendatangkan berbagai manfaat kesehatan?
Dilansir laman Boldsky, saat kedua tangan bertemu pada aktivitas bertepuk tangan, ada beberapa titik tekanan yang langsung terhubung di beberapa organ tubuh. Itu sebabnya, tepuk tangan bisa dijadikan terapi penyembuhan berbagai penyakit serius.
Berikut adalah enam manfaat yang bisa Anda dapat dari aktivitas bertepuk tangan.
1. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Bertepuk tangan selama dua puluh sampai tiga puluh menit dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan membantu memperlancar sirkulasi darah ke arteri dan vena. Hal ini dapat membuat tubuh terasa bugar dan sehat.
2. Mengatasi Arthritis
Bertepuk tangan sangat bermanfaat bagi penderita arthritis. Mengapa? Tekanan pada kedua tangan ini merangsang titik-titik refleksi yang membantu meredakan nyeri sendi, nyeri punggung dan leher. Jadi jika Anda mengalami masalah ini, sering-seringlah bertepuk tangan.
3. Mengatasi Penyakit Paru-paru
Tepukan membantu mengalirkan darah dan oksigen ke paru-paru. Hal ini dapat mencegah Anda dari gangguan pernapasan seperti asma dan penyakit paru-paru.
Baca Juga: Tati Belum Laporkan Nassar soal Pencemaran Nama Baik
4. Mengatasi Tekanan Darah Rendah
Tepuk tangan juga mendatangkan manfaat positif bagi mereka yang memiliki tekanan darah rendah. Aliran darah yang lancar ke berbagai bagian tubuh membuat tekanan darah tetap normal.
5. Melancarkan Sistem Pencernaan
Bertepuk tangan juga dipercaya dapat melancarkan sistem pencernaan. Buang air besar semakin lancar karena racun-racun dalam tubuh terdorong untuk keluar.
6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Tepuk tangan juga memiliki manfaat meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Sistem imunitas yang kuat dapat menghindarkan Anda dari berbagai risiko penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?