Suara.com - Kita semua tahu, jika melahap langsung sekotak cokelat bisa berbahaya bagi kesehatan. Tapi, bagaimana jika kita datang pada makanan sehat, apakah mengonsumsinya secara berlebihan akan membuat tubuh semakin sehat?
Jawabannya tidak semua makanan sehat baik jika dikonsumsi secara berlebihan. Dilansir oleh laman Medical Daily, ada beberapa makanan sehat yang justru beracun jika dikonsumsi secara berlebihan.
Pertama adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkung, atau sawi hijau. Ternyata sayuran yang kaya akan vitamin C, A, zat besi, dan asam folat ini juga mengandung asam oksalat yang mempengaruhi warna daun pada sayuran hijau ini.
Kabar buruknya, asam oksalat yang menumpuk berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan risiko batu ginjal, sakit perut, tekanan darah rendah, kejang hingga nadi lemah.
Bahkan, pada konsumsi 25 gram asam oksalat atau setara dengan 3,5 kilogram bayam bisa menyebabkan kematian.
Makanan sehat lain yang juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan adalah tuna kaleng. Tuna diketahui mengandung jumlah merkuri paling banyak dibandingkan jenis ikan lainnya.
Efek dari mengonsumsi tuna berlebihan bisa mempengaruhi kondisi penglihatan, pendengaran, kemampuan bicara, koordinasi tubuh dan lemah otot. Untuk mencegah risiko ini batasi konsumsi tuna kaleng sekitar 3-5 kaleng seminggu. (Medical Daily)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh