Suara.com - Menurut informasi, makan banyak sayur dan buah bisa mengurangi kemungkinan terjadinya kanker, benarkah? Tentu saja benar, asalkan, kata peneliti, harus menyantap 10 porsi buah dan sayuran setiap harinya.
Imperial College London, Inggris seperti dilansir Independent menyatakan bahwa 10 porsi sayur dan buah setiap hari baru bisa mengurangi risiko penyakit kanker pada seseorang secara signifikan.
Para peneliti menyatakan, lima porsi setiap hari sudah cukup baik, namun jika ingin mengurangi risiko kanker secara maksimal, disarankan 10 porsi setiap hari.
Mengonsumsi 10 porsi buah dan sayur sehari tak hanya mengurangi risiko kanker, tapi juga mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, kardiovaskular, dan menurunkan risiko kematian prematur.
Lantas, buah dan sayur apa sajakah yang direkomendasikan?Para peneliti menyarankan apel dan pir, jeruk, sayuran berdaun hijau, seperti bayam, dan brokoli. Sayuran hijau lainnya pun sangat disarankan. (Nessy Febrinastri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026