Suara.com - Jika Anda tergolong sering kalap saat mengonsumsi makanan, maka bisa jadi Anda menderita gangguan makan.
Psikolog Naomi Ernawati dari Klinik lightHOUSE mengatakan, orang dengan perilaku binge eating disorder atau kalap saat makan biasanya disertai dengan rasa bersalah karena telah makan terlalu banyak.
"Dia merasa bersalah tapi nggak melakukan apa-apa. Saking stresnya ya dia makan lagi," ujarnya.
Orang dengan gangguan makan seperti ini, tambah Naomi, juga sering menyembunyikan makanan di kamar bahkan kerap mengambil makanan di dalam kulkas secara diam-diam. Dalam pikiran mereka, ketahuan memiliki nafsu makan berlebih di depan orang lain merupakan hal yang memalukan.
Ada pula orang yang memuntahkan makanannya karena merasa bersalah telah kalap makan. Hal ini mengarah pada kondisi bulimia yang banyak dialami remaja putri saat ini.
Untuk mengatasi gangguan makan ini, Naomi menyarankan pemberian terapi secara psikologis melalui cognitive behavioral therapy dan interpersonal therapy.
"Makan sebaiknya harus dalam kondisi sadar, tahu apa yang dimakan, bagaimana rasanya, dan tahu kapan merasa lapar dan kapan sudah merasa kenyang," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat