Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dok,
Akhir-akhir ini maag saya sering kambuh kalau telat makan. Ulu hati sakit sampai sesak ke dada, tetapi tidak mual atau muntah, bersendawa juga tidak sering. Kalau sudah maag dikasih makan sedikit malah sakit. Obat yang bagus untuk maag apa ya, Dok? Mohon sarannya. Terima kasih.
MB
Jawab:
Selamat siang Saudari MB,
Untuk pengobatan maag memang dapat dibantu dengan obat. Selain itu, pola makan kita juga harus diatur, mulai dengan jadwal makan yang lebih sering yaitu 3 kali makan besar dan 2 kali snack, atau juga bisa dengan makan setiap 2 jam sekali dengan porsi yang sedang.
Dan juga menghindari makanan yang dapat merangsang asam lambung seperti makanan yang terlalu asam, pedas, berminyak dan bersantan. Selain itu perlu juga dihindari konsumsi kopi dan teh yang berlebihan.
Obat-obatan yang sering diresepkan biasanya:
1. Golongan PPI (Lansoprazole, Omeprazole)
2. Golongan H2RA (Ranitidin)
3. Antasida
4. Antibiotik jika ada infeksi
Obat yang digunakan bisa dikombinasi seperti Ranitidin dua kali dalam sehari, setelah makan dan Antasida tiga kali sehari, 15 menit sebelum makan. Apabila tidak berkurang bisa konsultasikan ke dokter ahli penyakit dalam untuk ditemukan penyebabnya.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Baca Juga: Bikin Gagal Fokus,"Ngopi" di Sini Anda Dilayani Barista Berbikini
Dijawab oleh: Yulliza Kurniawaty
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental