Suara.com - Sebuah laporan terbaru yang diterbitkan oleh Friends of the Earth Grup menyebutkan bahwa dekat dengan alam membuat Anda lebih bahagia dan sehat.
Kesimpulan ini didapat setelah peneliti di Institute for European Environmental Policy melakukan 200 studi untuk laporannya. Mereka menyimpulkan bahwa orang-orang yang tinggal dekat dengan pohon seperti, taman, dan ruang hijau lainnya bisa lebih aktif dan akan terhindar dari obesitas atau obat antidepresan.
Ini bukan kali pertama kita melihat hubungan antara alam dengan kesehatan mental yang lebih baik. Berjalan-jalan di daerah hijau juga merupakan cara alami untuk mengurangi kecemasan dan depresi yang ditunjukkan oleh beberapa studi.
Menurut sebuah penelitian, menghabiskan waktu di alam dapat membantu menekan pikiran negatif yang terlalu banyak, yang menghasilkan suasana hati yang suram.
Studi lain yang termasuk dalam laporan itu, seperti dilansir Menshealth juga menemukan bahwa lelaki paruh baya yang tinggal di dekat banyak ruang hijau mengalami risiko 16 persen lebih rendah dari kematian dibandingkan orang yang tinggal di 'kota beton'.
Salah satu alasan yang potensial, adalah mereka yang tinggal dekat dengan alam akan mempertahankan gaya hidup aktif yang membantunya hidup lebih lama.
Memiliki akses langsung ke lingkungan alam memberi Anda lebih banyak kesempatan untuk bergerak di luar ruangan, bahkan jika itu hanya berjalan santai, kata para peneliti.
Jadi, gunakan alasan ini untuk sering ke luar. Carilah taman, cobalah latihan di bangku-bangku yang sudah disediakan, atau rencanakan petualangan Anda di luar ruangan.
Baca Juga: Ternyata Cabut Bulu di Lima Bagian Tubuh Ini Berisiko!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh