Suara.com - Para ahli menghimbau kaum hawa untuk melepaskan bra saat tidur. Namun ada saja perempuan yang tetap menggunakan bra saat tidur karena khawatir payudaranya akan kendur.
Menurut peneliti, melepas bra saat tidur tak akan membuat payudara kendur. Justru, risiko mengidap kanker payudara akan menurun jika Anda menerapkannya setiap malam. Berikut adalah beberapa risiko lainnya jika Anda bersikeras menggunakan bra saat tidur seperti dilansir laman TimesofIndia.
1. Melukai jaringan payudara
Hal ini bisa terjadi terutama bagi perempuan yang senang menggunakan bra berbahan kawat. Cengkraman yang kuat di sekitar payudara akan mempengaruhi sistem saraf dan melukai jaringan payudara. Untuk itu, hindari penggunaan bra saat tidur.
2. Mengiritasi kulit
Kaitan dan tali bra yang kencang dapat menyebabkan iritasi kulit jika digunakan selama 24 jam. Ada pula kemungkinan munculnya lesi kanker atau kista jika Anda menggunakan bra dalam waktu lama.
3. Jamur mempengaruhi kesehatan payudara
Memakai bra saat tidur dapat meningkatkan infeksi jamur karena memicu kelembapan di sekitar daerah dada. Hindari memakai bra saat tidur agar payudara bisa bernapas dan terhindar dari pertumbuhan jamur.
4. Membuat tidur tak nyaman
Baca Juga: Tamagotchi "Hidup Kembali"
Memakai bra saat tidur juga bisa menyebakan kegelisahan. Anda bisa merasa tak nyaman karena merasakan cengkraman kuat di sekitar payudara.
5. Dapat merusak kulit
Menggunakan bra dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan perubahan pada kulit, seperti timbul bintik-bintik hitam dan gelap dan ruam kulit. Jadi urungkan niat Anda menggunakan bra di malam hari untuk mencegah berbagai masalah di atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh