Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi jika minum air putih yang cukup memiliki sejuta manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tapi, tahukah Anda air putih yang memiliki banyak manfaat itu ternyata tak terlalu baik bagi tubuh bila diminum saat berbuka puasa?
Pakar nutrisi Rita Ramayulis mengatakan bahwa setelah seharian berpuasa, air putih memang tak berperan besar untuk mengganti cairan yang hilang setelah seharian Anda berpuasa.
Selain itu, lanjut dia, minum terlalu banyak air putih saat berbuka, justru akan membuat perut terasa kembung sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Karenanya, kata Rita, sebaiknya sediakan buah-buahan saat berbuka untuk selingan air putih.
"Prinsip makan saat berbuka puasa itu, salah satunya adalah mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang, selama kita puasa. Jadi, kita harus cari apa yang bisa menggantikan cairan dan elektrolit tersebut," ungkap dia dalam sebuah talkshow bertema "Ramadan Sehat dan Praktis Bersama Philips" di Jakarta, Senin (15/5/2017).
Cairan dan elektrolit dalam tubuh, lanjut Rita, terdiri dari ion natrium, magnesium, potasium, serta florida. Sementara, air putih tidak memenuhi semua ion yang dibutuhkan dalam tubuh.
Jadi, sairan berwarnalah sebenarnya yang mengandung elektrolit. Lantas, apa saja saja yang mengandung elektrolit? Rita menyebutkan buah-buahan yang mengandung air, seperti semangka, melon dan air kelapa mengandung elektrolit.
"Jadi, tidak perlu minuman kemasan, buah-buahan yang mengandung air, jika dimakan saat berbuka, langsung bisa menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang," tambahnya.
Namun untuk penderita diabetes, Rita menyarankan, sebaiknya menghindari semangka saat berbuka berpuasa. Ini dikarenakan semangka yang rasanya manis dikhawatirkan bisa meningkatkan gula darah penderita diabetes.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?