Suara.com - Memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, kasus bullying, dan haters merupakan suatu kasus serius yang harus memperoleh prioritas orangtua, begitu kata Nola "Be3". Bukan tak beralasan, anak Indonesia zaman ini sudah tak bisa menolak perkembangan era digital.
"Hari Anak Nasional, menurut saya anak-anak itu kan tonggak penerus kemajuan bangsa ini, dan anak-anak ini akan meneruskan jadi generasi bangsa. Mereka yang akan menjaga segala macam, ya negara, harkat martabat, karena itu pentingnya buat orangtua membimbing anak-anak sekarang di era yang sangat berkembang ini," ungkap Nola mengenai Hari Anak Nasional saat ditemui di Milo Jakarta International 10K di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (23/7/2017).
"Karena digital, sosial media sangat-sangat terbuka lebar, anak-anak sekarang lebih ekspresif, kreatif, untuk mengungkapkan tentang apapun. Bully, masalah haters di sosmed, anak-anak sekarang bisa bertutur yang sangat kurang sopan dan berani. Karena itu, mereka butuh bimbingan orangtua, sangat penting juga mendekatkan dengan mereka setiap waktu mendirikan komunikasi dengan anak," sambungnya.
Melihat begitu banyak kasus yang dihadapi, tentu pekerjaan rumah cukup besar bagi Indonesia. Karena itu, pemilik nama Riafinola Ifani Sari tersebut terus memantau sosial media sang anak.
"Itu mengapa perlu orangtua zaman sekarang menjaga medsos anaknya. Anaknya bisa dibimbing berkata yang baik, berbicara bijak, dan melampiaskan segala keinginan anak-anak dalam hal positif," imbuhnya.
Selain itu, istri Baldy Mulya tersebut mengajak sang buah hati rajin melakukan hal positif, salah satunya berolahraga.
"Olahraga salah satunya, jadi kayak pencerahan buat anak-anak, lebih sehat, lebih dekat dengan kelaurga, dan lebih ada komunikasi positif dengan anak-anak," tandas Nola yang mengungkapkan ketiga anaknya memiliki kegemaran jenis olahraga berbeda-beda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?