Suara.com - Stres karena urusan pekerjaan atau pertemanan memang bisa dialami siapa saja. Ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi stres, mulai dari mendengarkan musik, liburan, atau menonton film yang disukai.
Tapi pernahkah Anda berpikir bahwa konsumsi sperma bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi stres? Ya tak hanya memanjakan laki-laki, menelan sperma juga dapat menghindarkan kaum hawa dari risiko stres atau depresi.
Penelitian yang dilakukan State University of New York seperti yang dilansir TheSun.co.uk menunjukan fakta bahwa air mani atau sperma mengandung beragam jenis hormon yang dapat menurunkan level stres seseorang.
Menurut peneliti, perempuan yang rutin mengonsumsi sperma ketika bercinta kecenderungan mengalami depresi atau penyakit mental lainnya sangat kecil.
Alasannya, air mani atau sperma mengandung thyrotropin dan serotonin yang bertindak sebagai antidepresan dan menurunkan kadar kortisol penyebab stres. Hormon melatonin yang terdapat dalam sperma juga dapat membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak.
Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa perempuan yang sering bercinta hidupnya lebih bahagia, kesehatannya lebih terjamin, bentuk tubuhnya lebih ideal dan kemampuan kognitifnya jauh lebih baik dibandingkan yang jarang. Jadi, masih ada alasan untuk enggan bercinta?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya