Suara.com - Banyak pasangan menganggap, menikah merupakan sebuah jawaban dari segala masalah yang kerap dihadapi ketika mereka pacaran. Bahagia, mengambil keputusan bersama, dan tak lagi berpisah meski sedang bertengkar.
Padahal, menikah adalah tanda bahwa setiap orang siap memikul tanggung jawab, dan memiliki kewajiban untuk saling membahagiakan, apapun yang terjadi.
Karena itu, perlu adanya kesiapan lahir dan batin bagi masing-masing orang sebelum menjalani pernikahan. Jika tidak, Anda mungkin tidak akan siap dan pernikahan yang dijalani justru bisa membuat Anda tidak bahagia, atau bahkan merusak kesehatan.
Berikut, bagaimana pernikahan bisa berefek buruk bagi Anda seperti dirilis Mensfitness:
1. Penurunan kesehatan
Menikah, dari waktu ke waktu, menyebabkan penurunan kesehatan secara keseluruhan, seperti yang diungkapkan oleh sebuah survei yang dilakukan 16 tahun di Swiss, yang diterbitkan dalam Social Forces. Di mana penelitian ini menemukan penurunan kesehatan pada lebih dari 11.000 orang dewasa yang menikah.
2. Tidak selalu membahagiakan
Sebuah tinjauan dari 18 penelitian menemukan bahwa kebahagiaan yang dirasakan pasangan menikah hanya meningkat sedikit setelah mereka mengikat simpul pernikahan. Kemudian tingkat kebahagiaan ini akan turun kembali seperti saat mereka lajang. Pernyataan ini diungkapkan dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.
3. Pernikahan dapat membuat Anda stres
Baca Juga: Resep BCL dan Ashraf Tetap Kompak di 9 Tahun Pernikahan
Tingkat depresi juga menjadi meningkat, dan lebih buruk setelah masa perkawinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat