Suara.com - Belakangan tren kopi susu tengah menggeliat di gerai-gerai kopi kekinian. Campuran susu di dalamnya membuat rasa kopi tak terlalu kuat sehingga disukai oleh penyuka kopi pemula.
Varian kopi susu yang tengah naik daun ini ternyata juga lebih aman bagi lambung. Menurut dr. Ari Fahrial Syam SpPD dari FKUI-RSCM, susu mampu melindungi dinding lambung dari efek negatif kafein.
Kafein sendiri, kata dia, memang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Itu sebabnya Ia nenganjurkan agar seseorang membatasi konsumsi kopi tiga cangkir sehari.
"Kopi susu lebih bagus karena susu mampu melindungi dinding lambung dari efek negatif kafein. Tambahan gula murni juga dapat melindungi lambung. Tapi perlu dipikirkan juga kandungan kalorinya," ujar dia pada peluncuran aplikasi GERDQ di Jakarta, Kamis (16/11/2017).
Selain konsumsi kopi, lelaki yang baru-baru ini terpilih menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia periode 2018-2022 ini mengatakan bahwa konsumsi keju dan cokelat juga dapat meningkatkan produksi asam lambung.
"Konsumsi cokelat dan keju itu bikin lambung jadi lambat kosongnya. Jadi dianggap makanan dan asam lambung berisiko balik arah ke atas. Mestinya turun malah naik," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS