Suara.com - Kebanyakan umat Kristian saat ini telah memasang pohon Natal dan menghias rumah mereka dengan lampu kilat yang meriah. Namun, penelitian dari Prevalin Allergy mengungkapkan, lebih dari sepertiga orang Inggris menderita 'sindrom pohon Natal'.
Sindrom pohon Natal menimbulkan alergi terhadap pohon Natal, dan ini bisa menyebabkan gejala seperti demam, mata dan hidung gatal, nyeri pada dada hingga menimbulkan batuk-batuk.
Apa yang memicunya, menurut para ahli, karena jamur yang bisa tumbuh di pepohonan saat dalam keadaan hangat.
"Sebagian besar cetakan waktu sudah jelas di rumah, tapi banyak orang tidak menyadari bahwa jamur itu juga tumbuh secara alami di pohon Natal," kata ahli asma dari Inggris, Dr Andy Whittamore kepada Express.
"Hal ini diperparah saat orang menghidupkan pemanas (ruangan) mereka, karena suhu yang lebih hangat mendorong jamur tumbuh lebih cepat," sambungnya.
Dokter mencatat, jamur jenis ini memiliki efek khusus pada mereka yang menderita asma. "(Jamur dapat menyebabkan) reaksi alergi yang dapat memicu gejala asma, dan dalam beberapa kasus, serangan asma mengancam jiwa," jelasnya.
Jadi jika Anda sangat rentan terhadap masalah pernapasan, jangan memasang pohon Natal dari pohon cemara asli, tapi lebih masuk akal untuk memasang pohon Natal palsu. Namun, jika Anda bersikeras untuk memasang yang asli, pastikan Anda tetap menghirup inhaler. (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!