Suara.com - Manfaat anggur sudah terkenal sejak dahulu. Senyawa lain seperti zat polifenol dan resveratol terkandung dalam anggur yang kita kenal sebagai antioksidan. Kandungan antioksidan anggur menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh, untuk mencegah terbentuknya sel penyebab terjadinya kanker.
Manfaat anggur mampu mencegah timbulnya penyakit pada tubuh. Berikut ini sembilan manfaat anggur untuk kesehatan, seperti dilansir dari Delish:
1. Membantu manajemen berat badan
Di antara banyak nutrisi yang ditemukan dalam buah anggur, tanaman yang tumbuh subur ini mengandung senyawa dengan sifat antioksidan yang disebut flavonoid.
Sebuah studi tahun 2016 menghubungkan diet dengan flavonoid tinggi dengan perawatan berat. Satu cangkir anggur memiliki sekitar 100 kalori membuatnya lezat untuk makanan ringan bergizi padat yang bisa Anda makan lebih banyak dengan kandungan kalori yang lebih rendah.
2. Makanan anti-inflamasi
Seperti makanan nabati lainnya, antioksidan dalam anggur dapat mengurangi kerusakan sel dengan melindungi selaput sel. Mengonsumsi sekitar satu sampai dua cangkir anggur per hari dapat membantu melindungi jaringan Anda dengan membatasi reaksi kimia yang memicu peradangan di tubuh.
3. Makanan ringan yang sehat
Ketika menyangkut kesehatan kardiovaskular, beberapa senyawa dalam anggur dapat membantu mengatur tekanan darah, mengurangi radang dari stres oksidatif, memperbaiki aliran darah, dan melindungi sistem vaskular Anda.
Baca Juga: Minum Anggur Putih Bisa Memicu Kanker Kulit?
4. Otak bisa mendapatkan keuntungan
Polifenol anggur dapat meningkatkan kognisi dan melindungi noggin Anda dengan menjaga kesehatan dan fungsi vaskular. Anggur juga berperan dalam menandakan neurotransmitter dan mengurangi risiko oksidasi berbahaya, keduanya terkait dengan penurunan penurunan kognitif yang lebih rendah sebagai bagian dari pola makan nabati.
5. Membantu melindungi kulit
Fitonutrien spesifik yang ditemukan pada buah dan sayuran berwarna-warni seperti anggur dapat melindungi sel kulit dari efek radiasi sinar ultraviolet. Begitu menurut beberapa penelitian kecil.
6. Menurunkan risiko diabetes
Resveratrol, salah satu antioksidan yang meningkatkan kekebalan yang ditemukan pada buah anggur secara khusus dikaitkan dengan peningkatan regulasi gula darah dengan memengaruhi metabolisme karbohidrat. Konon, minuman buah anggur bisa banyak mengandung gula tambahan, yang memiliki efek sebaliknya. Pastikan Anda memakan buah anggur segar atau beku kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya