Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Wajah saya berjerawat. Saya sudah memakai sabun wajah, tapi tidak ada perubahan. Bagaimana cara mengatasinya? Mohon sarannya, Dok. Terima kasih.
LM
Jawab:
Selamat siang saudari LM,
Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang sangat sering dijumpai. Faktor hormonal dipercaya memegang peran yang cukup penting akan terjadinya jerawat.
Keluhan ini seringkali muncul di daerah wajah. Selain di wajah, jerawat juga sering muncul di daerah leher, dada, punggung dan bahu.
Daerah tersebut berkaitan dengan banyaknya kelenjar minyak, sebagai penyebab terjadinya jerawat.
Ada tiga faktor yang menjadi penyebab timbulnya jerawat :
a. Produksi minyak yang berlebih
b. Sel kulit mati yang berlebihan akan menimbulkan iritasi pada pori-pori.
c. Berkembangnya bakteri pada kulit
Jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Sumbatan ini dapat menjadi penyebab tonjolan pada pori-pori dan menjadi komedo yang berwarna putih. Atau, sumbatan dapat terbuka di permukaan kulit dan menghitam dan menjadi komedo yang berwarna hitam.
Pengobatan medis atau perawatan lainnya bisa Anda pilih untuk mencegah timbulnya jerawat baru.
Di luar itu, membersihkan kulit secara rutin dengan pembersih yang lembut, serta menghindari bersentuhan dengan area jerawat juga dapat membantu pencegahan munculnya jerawat.
Bersihkan area kulit yang memiliki kencenderungan jerawat akan timbul dua kali sehari. Membersihkan kulit akan menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati.
Gunakanlah produk perawatan kulit yang berbahan dasar air dan bebas dari kandungan minyak. Salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat, sebagai berikut:
1. Minum air putih yang cukup
Minum air putih sebanyak 8 gelas satu hari akan membantu menjaga kelembaban kulit sehingga akan mengurangi dampak menyebarnya bekas jerawat membandel.
2. Tidur cukup dan teratur
Jerawat juga dapat disebabkan oleh stres dan kurang jam tidur. Selain dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, kurang tidur juga dapat menambah tumbuhnya jerawat pada wajah. Dengan tidur yang cukup akan membuat metabolisme kulit menjadi teratur sehingga pori pori wajah juga akan terjaga untuk memudarkan jerawat.
3. Konsumsi buah dan sayuran
Kandungan vitamin E pada buah dan sayur sangat banyak kebutuhan vitamin E kulit akan dapat terpenuhi.
4. Tidak menyentuh atau memencet jerawat dengan tangan
Kontak dengan tangan langsung justru akan menambah tumbuhnya jerawat dan menjadi bekas yang sulit dihilangkan apalagi disentuh dengan tangan yang kotor, serta tidak steril.
5. Membersihkan wajah secara teratur
Membersihkan muka secara teratur setiap hari menggunakan sabun muka dapat mengurangi kuman penyebab bekas jerawat membandel. Gunakan krim atau gel penghilang jerawat untuk membantu kulit tetap kering dari minyak yang berlebih.
Berkonsultasi dengan dokter guna menanyakan bagaimana cara mencegah timbulnya jerawat baru dapat menjadi solusi terbaik.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh