Suara.com - Sariawan selama ini dikaitkan dengan defisiensi vitamin C. Namun menurut drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD mewakili Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PBPDGI), ada beberapa faktor lainnya yang mungkin tak pernah Anda sadari bisa memicu sariawan.
Salah satunya, kata dia, kandungan deterjen pada pasta gigi. Beberapa pasta gigi, menurut Rahmi, mengandung deterjen yang dapat memicu alergi pada sebagian orang. Gejalanya berupa munculnya sariawan di lidah.
"Infeksi mikroba dalam rongga mulut juga dapat memicu sariawan. Jadi itu sebabnya penting menjaga kebersihan rongga mulut, karena kalau rongga mulut tidak bersih, bakteri bisa memicu sariawan," ujarnya pada temu media di Jakarta, Jumat (9/3/2018).
Untuk mencegah sariawan, Rahmi menganjurkan untuk menghindari trauma, stres, menjaga kebersihan mulut dan mengonsumsi nutrisi seimbang. Penggunaan obat kumur yang mengandung antiseptik juga dapat membantu menjaga kebersihan daerah mulut.
"Saat kebersihan mulut terjaga, risiko terjadinya sariawan karena bakteri ataupun virus akan berkurang secara signifikan," tambah dia.
Namun jika sariawan tak kunjung mereda dan timbul berulang, Rahmi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko kanker mulut.
Biasanya sariawan yang mengarah pada kanker mulut disertai dengan gejala lain seperti pinggiran lidah mengeras, ada pembengkakan di bagian lidah meski tak ada faktor iritan seperti tergigit atau penggunaan kawat gigi.
"Kalau sariawan tidak sembuh-sembuh setelah diberi pengobatan apapun, segera ke dokter. Khawatirnya bisa mengarah ke kanker lidah," jelasnya.
Baca Juga: Trio Maut Liverpool Bakal Jadi Ancaman Nyata bagi Pertahanan MU
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak