Suara.com - Anda rajin olahraga setiap waktu, tetapi merasa lelah dan ingin berhenti secara tiba-tiba? Duh, hati-hati mengalami depresi.
Pasalnya, banyak bukti klinis menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi dan mengobati depresi, tetapi menurut mahasiswa PhD dari University of Adelaide's Discipline of Psychiatry, Julie Morgan, bila mendadak berhenti olahraga justru akan menimbulkan gejala depresi.
Perlu diketahui, lanjut dia, aktivitas fisik dan olahraga yang cukup sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Morgan mengatakan bahwa pedoman kesehatan umumnya merekomendasikan setiap orang untuk aktif setidaknya sehari dalam seminggu selama 150 menit.
"Latihan intensitas sedang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan mencegah depresi, atau 75 menit latihan intensitas kuat untuk manfaat kesehatan tambahan," ucapnya dilansir Zeenews.
Untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Affective Disorders ini, Morgan dan tim peneliti melakukan riset terhadap 152 orang dewasa yang berhenti olahraga secara tiba-tiba.
Sebelumnya, masing-masing dari mereka biasa melakukan 30 menit latihan selama tiga kali seminggu, dalam kurun waktu selama minimal tiga bulan.
"Dalam beberapa kasus, menghentikan latihan ini menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam gejala depresi dalam tiga hari," kata Profesor Bernhard Baune, Kepala Psikiatri di Universitas Adelaide sekaligus penulis senior.
Ia menambahkan depresi terjadi karena tidak adanya penanda biologis yang biasa mengatasi gejala depresi.
"Untuk saat ini, penting bahwa orang memahami dampak potensial pada kesehatan mental ketika mereka tiba-tiba berhenti berolahraga," kata Baune.
Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, Wakapolri: Kiamat Baru Bubar
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian