Suara.com - Hati-hati, eksposur bahan kimia selama masa kehamilan dapat mengganggu perkembangan otak pada anak yang tengah dikandung lho Bunda.
Kata peneliti dari Prancis, banyak bahan kimia yang sangat umum digunakan ternyata dapat mengganggu kinerja hormon tiroid normal.
Hormon tiroid merupakan bagian penting bagi perkembangan otak pada janin dan anak-anak.
"Kami telah mengkaji eksposur yang terdokumentasi dari perempuan hamil dan anak-anak untuk campuran bahan kimia yang mengganggu hormon tiroid," kata salah satu penulis studi, Barbara Demeneix dari Universite Paris-Sorbonne dilansir Zeenews.
Beberapa zat kimia tersebut meliputi pestisida dan beberapa zat umum yang digunakan dalam pembuatan produk kosmetik, obat, plastik dan furnitur.
Jika terpapar secara berlebihan, anak dapat mengalami masalah perkembangan kognitif dan meningkatkan risiko gangguan perkembangan otak selama masa pertumbuhan.
Untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Endocrine Connections ini, peneliti menggarisbawahi mengenai perlunya strategi intervensi kesehatan masyarakat yang lebih terarah di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien