Suara.com - Usia muda bukan jaminan Anda tak bakal kena penyakit apapun. Anda yang kerap mengabaikan kesehatan, seperti makan sembarangan, jarang berolahraga, dan kurang tidur, bisa saja tumbang karena penyakit tertentu. Tapi bukan hanya itu, seperti dilansir dari Boldsky, faktor hormonal juga bisa jadi sebab beberapa penyakit tertentu, yang justru banyak menyerang perempuan muda, khususnya di usia 20-an. Apa saja?
1. Lupus
Lupus adalah penyakit autoimun yang sampai saat ini telah menyerang lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Kebanyakan pasien yang menderita lupus adalah perempuan berusia muda. Gejala penyakit lupus bervariasi antar individu, tetapi ada beberapa gejala khas seperti ruam, perubahan suasana hati, kelelahan, dan sakit kepala.
2. Jerawat
Seseorang mungkin berpikir bahwa jerawat dan kulit berminyak adalah kejadian biasa yang dihadapi para remaja dan perempuan muda. Anggapan tersebut bisa jadi benar, sih, karena jerawat di usia muda biasanya disebabkan karena perubahan hormonal.
3. Fibromyalgia
Perempuan yang memiliki jenis penyakit ini merasakan rasa sakit yang luar biasa di otot dan sendi mereka, serta mudah merasa lelah oleh tugas sehari-hari mereka. Bahkan aktivitas sederhana, seperti mengendarai mobil atau berjalan menyusuri jalan kecil, dapat menyebabkan rasa sakit. Sementara banyak orang berpikir bahwa penyakit ini terjadi pada orang tua; tetapi saat ini keadaan mulai berubah, perempuan berusia 20-an juga sering mengalami penyakit ini.
4. Skizofrenia
Gejala dan perilaku skizofrenia biasanya dimulai pada pasien di awal 20-an, sedangkan perempuan lebih sering terkena di usia akhir 20-an. Sementara beberapa orang mungkin mengalami perubahan kepribadian mendadak dan gejolak dalam karakteristik, sebagian besar lainnya secara bertahap mulai menunjukkan gejala seperti delusi. Mereka biasanya tidak menyadari perilaku anehnya, sehingga membuka jalan bagi penyakit mental yang mengerikan, yaitu skizofrenia. Umumnya, gejala skizofrenia dianggap penyakit mental bagi mereka yang sering mengalami delusi, halusinasi, dan tidak seimbang saat mereka berbicara. Pasien-pasien ini mungkin juga mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi mereka. Dan secara teratur, tampak gelisah atau tidak terorganisir. Pola skizofrenia berbeda pada setiap pasien.
5. Penyakit Crohn
Penyakit ini biasanya berkembang selama usia 20-an. Sel-sel sehat di dalam tubuh orang yang memiliki penyakit autoimun akan menyerang diri mereka sendiri dan mengarah ke pembengkakan di saluran Glikemik Indeks pasien. Kram, kembung, diare, dan sakit perut adalah gejala umum pada tahap awal, dan seiring berkembangnya penyakit, risiko terkena kanker usus besar dan malnutrisi akan meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma