Suara.com - Kanker usus besar menempati urutan ketiga, jenis kanker yang paling banyak diidap masyarakat di dunia.
Selain itu kanker usus besar juga menjadi kanker terbanyak nomor dua yang menyebabkan kematian setelah kanker paru-paru. Meski demikian, kanker usus besar sebenarnya bisa dicegah melalui pola hidup sehat dan deteksi dini melalui skrining.
Berbicara soal kanker usus besar, dr Wifanto Sadityo Jeo, Sp.B-KBD dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk mengatakan bahwa kanker usus besar berawal dari adanya polip atau benjolan di usus besar. Namun seiring berjalannnya waktu, benjolan ini kemudian menyebar secara tidak terkendali.
Gejala
Untuk mengenali penyakit ini lebih awal, Anda harus mengetahui lebih dulu beberapa gejalanya. Meski demikian Dokter Wifanto mengatakan bahwa pada stadium awal, penyakit ini cenderung tidak bergejala.
Perubahan pola buang air besar
Normalnya tinja yang sehat berbentuk padat namun tidak keras dan menyerupai sosis. Itu sebabnya, jika Anda buang air besar tidak teratur dan sering diare tanpa penyebab yang jelas, segera konsultasikan ke dokter.
Lantas apalagi gejala lain dari kanker usus besar, faktor risiko hingga penanganannya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua