Suara.com - Untuk bisa tumbuh dan berkembang, anak-anak membutuhkan asupan bernutrisi yang lengkap dan seimbang. Disampaikan, dr Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, SpGK, spesialis gizi klinik RSCM, otak membutuhkan oksigen, glukosa, zat besi dan lemak sebagai bahan bakar sehingga anak mampu berpikir dan menyerap informasi dengan cepat.
"Semua orangtua ingin anaknya cerdas tapi pertanyaannya apakah mereka tahu makanan apa saja yang dibutuhkan otak? Otak butuh oksigen, glukosa dari nasi, kentang, umbi-umbian, lalu juga butuh zat besi dan asam omega 3 serta 6 dari lemak," ujar dr Ratna pada temu media SGM Eksplor di Bekasi, Sabtu (28/7/2018).
Ia menambahkan, seringkali orangtua memberikan menu makanan yang kurang lengkap pada buah hatinya. Padahal anak membutuhkan menu makanan yang lengkap dan seimbang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak yang merupakan zat gizi makro dan vitamin serta mineral yang merupakan zat gizi mikro.
"Selain itu anak juga perlu pangan fungsional yakni serat dari sayur dan buah-buahan. Serat ini akan diolah tubuh menjadi bahan makanan untuk bakteri probiotik," tambah dia.
Zat besi dibutuhkan agar anak tidak anemia. Jika anak lelah, letih, lesu maka anak tidak dapat tumbuh cerdas. Itu sebabnya anak, kata dr Ratna harus mendapat asupan dari sumber nabati dan hewani.
"Tipsnya agar anak tumbuh dengan baik, sediakan makanan sumber hewani dan nabati. Nggak boleh makanan itu-itu saja. Anak juga harus bergerak aktif di bawah sinar matahari karena vitamin D bisa didapat dari sinar matahari," kata dr Ratna menjelaskan.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
-
Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi