Suara.com - Menurut cerita para terapis di Buzzfeed News, terlalu sering nonton film porno dapat memicu disfungsi ereksi yang banyak dialami lelaki muda saat ini.
Padahal selama ini film beradegan dewasa itu kerap disukai para lelaki. Biasanya cara ini dapat membantu mereka memuaskan gairahnya.
BACA JUGA: Pria Wajib Tahu! Ini Lima Penyebab Wanita Malas Bercinta
Untuk memastikan cerita para terapis tersebut, Men's Health mengumpulkan pendapat para pakar seks. Nicole Prause, pendiri Liberos, lembaga penelitian seks di Los Angeles mengatakan bahwa belum ada penelitian yang mengaitkan antara kebiasaan menonton film porno dengan gangguan ereksi.
Di sisi lain, Ian Kerner, seorang konselor seks mengatakan bahwa meski tidak ada hubungan langsung antara menonton film porno dengan gangguan ereksi, mungkin saja aktivitas masturbasi akibat paparan pornografi dapat menyebabkan masalah seksual seperti disfungsi ereksi hingga ejakulasi dini.
BACA JUGA: Tiga Cara Atasi Kebiasaan 'Keretek-Keretak' Jari Tangan
"Gaya masturbasi tertentu seperti yang menggunakan jenis tekanan dan gesekan memang dapat menyebabkan disfungsi ereksi," ujar Ian.
Pendapat yang sama juga diakui Jennifer Vencill, terapis seks dari University of Minnesota. Menurut dia, jika lelaki sering melakukan masturbasi akibat paparan pornografi terlalu sering, maka akan memiliki ekspektasi lebih saat berhubungan seks secara nyata dengan pasangannya. Jika ekspektasinya tak tercapai, maka Ia bisa saja mengalami kesulitan mencapai orgasme.
BACA JUGA: Susah Menelan Makanan, Ini Lima Cara Mengobati Radang Tenggorokan
"Pronografi dapat memberi harapan yang tidak realistis tentang seks dan hal ini bisa membuat seseorang mengalami kecemasan," tambah dia.
Vencill mengatakan, untuk mencegah masalah disfungsi ereksi, sebaiknya lelaki membatasi untuk tidak menonton film porno selama seminggu sehingga mereka tidak terdorong untuk melakukan masturbasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren