Jangan menggunakan cleanser yang agresif, karena hanya akan memperparah kondisi berminyak di kulit.
Pilih produk skincare yang bebas minyak dan berlabel “non-komedogenik (noncomedogenic)”.
Menggunakan pelembap secara rutin.
Selalu memakai sunscreen terutama bila berkegiatan di luar ruangan. Pilih produk kosmetik yang bebas minyak dan berbasis air.
Pakai kertas minyak untuk menyerap “genangan” minyak pada siang hari.
Hindari makanan-makanan yang akan memperparah atau memperbanyak produksi kelenjar minyak sepert: makanan pedas, makanan berlemak, alkohol, tinggi gula, junk food/fast food.
Pastikan jika Anda memperhatikan asupan makanan harian dengan mengonsumsi makanan porsi seimbang, banyak sayur, banyak buah, minum air putih minimal 8 gelas sehari.
Ini yang tidak boleh dilakukan:
Menggunakan cleanser yang oil-based atau alcohol-based. Terlalu agresif membersihkan muka dengan menggunakan scrub setiap hari.
Baca Juga: Kebakaran Maut di Makassar, Ibu dan 2 Putrinya Tewas Terpanggang
Tidur dengan kondisi wajah masih menggunakan makeup. Memegang-megang wajah tanpa tujuan.
Perlu dipahami bahwa penggunaan masker dan eksfoliasi wajah dari bahan alami tidak akan bekerja optimal untuk mengurangi produk minyak di wajah tanpa disertai dengan langkah merawat wajah yang tepat.
Bagaimana urutan pakai skincare yang tepat untuk wajah berminyak?
Berikut panduan menggunakan skincare yang tepat sebagai cara mengurangi minyak di wajah:
1. Cuci muka
Cuci muka adalah perawatan paling dasar untuk kulit berminyak. Anda bisa menggunakan air hangat suam-suam kuku untuk membantu mengangkat minyak di wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?