Suara.com - Padatnya aktivitas terkadang membuat perempuan malas untuk membersihkan diri dan rambut di malam hari sebelum tidur, padahal kebiasaan ini bisa merusak rambut lho.
Jika ini sering kamu lakukan, coba ubah kebiasaan itu sekarang. Beberapa kebiasaan ini justru bisa merusak rambut perempuan. Apa saja?
1. Tidur dengan rambut basah
Keramas dan cuci rambut di malam hari lazim dilakukan untuk menghindari kerepotan di pagi hari.
Sayangnya, perempuan kadang malas untuk mengeringkan rambut sebelum tidur, dan akhirnya tidur dengan rambut basah.
Hal ini menurut Ted Gibson, penata rambut kenamaan asal New York, bisa membuat kutikula rambut menjadi kasar.
Akibatnya, rambut mudah kering, rontok, dan bercabang.
Ingin tahu lebih lengkap soal kebiasaan buruk di malam hari yang bisa merusak rambut? Baca di HiMedik ya.
Baca Juga: Cara Cepat Atasi Rambut Rusak Kembali Indah
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien