Ilustrasi hedonisme. (pixabay)
Suara.com - Siapa sih yang tak ingin tampil bermewah-mewah? Seperti membeli tas mahal, sepatu bermerek dengan harga selangit, atau menunggangi supercar dengan harga fantastis.
Tentu sah-sah saja dilakukan, jika orang tersebut memang berkantong tebal. Namun, kebiasaan seperti ini menjadikan seseorang memiliki gaya hidup hedonisme.
Dampak lain yang bisa disebabkan dari perilaku hedonisme ini adalah pelaku menjadi pribadi yang lebih negatif karena di dalam pikiran mereka hanya ada kesenangan. Akibatnya ini akan memengaruhi kondisi psikologisnya.
Lalu sebenarnya apa penyebab hedonisme?
Komentar
Berita Terkait
-
10 Kebiasaan Hedonisme yang Diam-Diam Menguras Dompet, Awas Bikin Gaji Langsung Lenyap!
-
Gaya Hedonisme Generasi Z: Antara Santai dan Tantangan di Era Digital
-
OPINI Fitria Ayuningtyas: Gaya Hidup Hedonisme Menyerang Kalangan Gen Z?
-
Gaya Hidup Hedonisme Pejabat Indonesia dan Balada Meruginya Rakyat Kecil
-
Hedonisme, 4 Kebiasaan yang Dapat Menguras Uangmu dan Tips Mengatasinya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?