Suara.com - Kunyit merupakan rempah-rempah dengan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Kerap digunakan sebagai bumbu masakan, kunyit juga lazim dimanfaatkan sebagai bahan ramuan obat herbal.
Bahkan akhir-akhir ini, kunyit telah disebut-sebut sebagai makanan super yang dapat membantu melawan kanker, mengurangi depresi, dan banyak lagi. Berikut ulasan lengkap mengenai manfaat kunyit.
1. Mengatasi depresi
Senyawa yang paling terkenal dari kunyit adalah kurkumin. Para ilmuwan sangat tertarik dengan potensi kurkumin untuk meredakan depresi dan membantu antidepresan bekerja lebih baik. Namun sejauh ini, hasil penelitian mengenai manfaat kunyit untuk mengatasi depresi sangat beragam.
2. Mencegah infeksi virus
Kurkumin juga mungkin membantu tubuh untuk melawan berbagai virus, termasuk herpes dan flu. Namun, perlu diketahui bahwa kunyit hanya memiliki sekitar tiga persen kurkumin.
3. Mengatasi diabetes tipe 2
Kurkumin dapat membantu melawan peradangan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal itu secara otomatis bisa menjadi alat yang berguna untuk mencegah atau mengobati diabetes tipe 2.
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak 240 orang dewasa dengan pradiabetes, menemukan bahwa mengonsumsi suplemen kurkumin lebih dari sembilan bulan menurunkan kemungkinan mereka terkena diabetes.
Baca Juga: Pengakuan Rektor Umri Usai Lempar Mahasiswi dengan Disertasi 250 Halaman
Ingin tahu lebih banyak soal manfaat kunyit, simak di HiMedik ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!