Suara.com - Suka kopi atau tidak bukan disebabkan oleh rasa kopi yang disebuh. Ilmuwan menyebut doyan kopi atau tidak ditentukan oleh genetik seseorang.
Dalam laporan yang dipublikasikan oleh Scientific Report Journal, ditemukan bahwa kecenderungan suka ngopi atau tidak dipengaruhi oleh daya tahan seseorang terhadap rasa pahit.
Jika seseorang memiliki daya tahan rasa pahit besar, ada kemungkinan ia lebih senang menyeruput kopi sebagai sumber kafein.
Di sisi lain, jika daya tahan rasa pahitnya rendah, orang tersebut akan lebih senang menyeduh teh utuk sumber kafein.
Nah, uniknya, semua orang dilahirkan dengan daya tahan rasa pahit yang berbeda-beda. Ilmuwan percaya bahwa reaksi terhadap rasa pahit datang dari DNA.
Kopi jenis Robusta dan Arabika menjadi kopi terpopuler karena dipercaya dapat meningkatkan cita rasa dan aromanya yang unik.
Nah, dari sisi konsumen Indonesia sendiri, jenis minuman kopi yang terpopuler di masyarakat adalah iced coffee atau Kopi Susu, Cappuccino, Latte, Americano.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memiliki daya tahan rasa pahit yang besar dan senang ngopi? [Amellia Wood]
Baca Juga: Dita Soedarjo Doakan Denny Sumargo Dapat Perempuan yang Lebih Baik
Berita Terkait
-
Diekspor Hingga Eropa, Kopi Samosir Raih Sertifikat Indikasi Geografis
-
Ternyata Kita Bisa Membuat Kopi Nikmat ala Barista, Ini Tipsnya!
-
Mau Temukan Rasa Kopi Otentik di Kedai Kopi? Pemula Wajib Tanya Ini
-
Wajib Coba! Nitro Coffee dan Nitro Tea, Ngopi Rasa Bir yang Kian Ngehits
-
Prabowo: Saya Enggak Dikasih Kopi Supaya Tak Lama-lama Pidato
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian