Suara.com - Nonton film drama romantis bisa jadi pilihan untuk menghabiskan long weekend ke depan. Tapi, studi menyebut ada pengaruh kesehatan mental dari film drama romantis.
Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal Mass Communication and Society menjelaskan bahwa kebiasaan tonton drama romantis bisa pengaruhi kesehatan mental.
PBWD (Post Binge Watch Depression) merupakan istilah bagi mereka yang mengalami masalah mental karena terlalu larut dalam drama.
Menonton film drama romantis bahkan bisa merusak hubungan seseorang di dunia nyata. Alasannya, mereka sering membandingkan kehidupan mereka dengan pemeran dalam drama tersebut.
nn Rice yang merupakan Life Counselor menjelaskan, tayangan tersebut hanya menipumu.
Secara tidak langsung, itu hanya memanipulasi setiap orang yang menontonnya. Drama tersebut hanya menggambarkan kehidupan sempurna yang sebenarnya tidak ada.
Ini sama dengan media sosial, di mana semua orang ingin tampil sempurna.
Ia juga menambahkan menonton drama sah-sah saja hanya jangan sampai kamu menghabiskan waktumu dengan itu.
Drama romantis juga bisa menghilangkan rasa lelahmu, menghiburmu setelah seharian bekerja.
Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, Yuk Nonton Drama Musikal Dongeng Pohon Impian
Namun jangan terlena dengan itu. Kamu juga bisa menonton program-program seperti gaya hidup sehat. Pastikan juga jangan duduk selama berjam-jam di depan laptop.
Sering bergerak dan menikmati udara segara juga sangat membantumu untuk hidup lebih sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia