Suara.com - Pubertas biasanya dimulai saat berusia 9 hingga 13 tahun dengan ditandai oleh perubahan fisik. Namun, usia tersebut bisa jadi lebih cepat apa lambat.
Pubertas ditandai perubahan fisik seperti Lekuk tubuh akan mulai terlihat dan payudara mulai membesar. Tubuh juga mulai bertambah tinggi dan akhirnya menstruasi. Lebih lengkapnya berikut tanda pubertas perempuan yang dirangkum HiMedik dari laman WebMD.
1. Tumbuh rambut di area tertentu
Saat pubertas kamu akan menjumpai rambut tumbuh di ketiak, kaki, dan di sekitar area kemaluan. Biasanya dimulai dengan terang dan halus, dan menjadi lebih tebal dan lebih gelap.
Rambut tubuh itu normal, tetapi beberapa gadis tidak menyukai tampilannya. Jika ingin menyingkirkannya, tanyakan ibu cara melakukannya dengan aman.
2. Perubahan bentuk tubuh
Selama pubertas, tubuh akan berubah dan terus tumbuh dan terkadang pertumbuhan terjadi dengan cepat. Bahkan dalam setahun kamu bisa bertambah tinggi sebanyak 4 inci.
Ledakan pertumbuhan biasanya dimulai antara usia 9 hingga 11 tahun. Kebanyakan anak perempuan mencapai tinggi dewasa penuh pada usia 18 tahun.
3. Perubahan bentuk payudara
Baca Juga: Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan
Tak hanya ukuran, kamu juga bisa melihat perubahan warna puting payudara. Saat mulai membesar, gunakan bra supaya nyaman ketika bepergian.
4. Muncul jerawat
Jerawat tumbuh saat puber itu adalah hal normal. Selama pubertas, kelenjar minyak menjadi overdrive dan menyebabkan jerawat. Stres, menstruasi, dan riasan berbahan dasar minyak dapat memperburuk jerawat.
Oleh sebab itu, hati-hati dalam memilih rangkaian produk skin care. Serta jaga kebersihan kulit dan dapatkan saran perawatan dari dokter.
5. Berkeringat lebih banyak
Selama masa pubertas, 2 hingga 4 juta kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Namun, jika khawatir bau badan rutinlah menggunakan deodoran.
Itulah beberapa tanda pubertas perempuan. Jika informasi yang disajikan kurang jelas, kamu bisa bertanya pada orangtua atau dokter.
HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?