Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memberikan dukungan dan semangat kepada Istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono yang saat ini tengah menjalani perawatan.
Ani Yudhoyono dilaporkan sedang dirawat di National University Hospital, Singapura karena menderita kanker darah.
Sutopo saat itu berada di sebuah rumah sakit untuk menjalani kemoterapi ke delapan. Ia terlihat memberikan dukungan dan semangat untuk Ibu Ani.
Dalam video berdurasi 59 detik tersebut, terlihat ia sedang diinfus.
"Ibu Ani sakit itu tanda Allah sayang sama Ibu. Allah sedang menguji kesabaran, kekuatan dan taqwa kita. Bu Ani, harus tetap semangat, ikhlas, terus berdoa dan ikhtiar.
Jadi jangan menyerah dan putus asa. Harus yakin bisa sembuh, kuat dan sehat. Saya berdoa Ibu segera sembuh," begitu tulisnya.
Sutopo yang juga tengah menderita kanker paru-paru stadium 4B menegaskan bahwa apa yang diyakini Ibu Ani sudah benar, bahwa ia akan sembuh.
"Ibu yakin bahwa akan sembuh, akan tetap kuat, akan melawan kanker, dan ibu akan masih bersama dengan cucu-cucu tercinta dan bersama dengan keluarga tercinta."
Di akhir videonya, ia mengatakan, "Jangan menyerah, harus tetap semangat, ibu masih diperlukan rakyat Indonesia. Cepat sembuh ibu Ani-SBY."
Baca Juga: Mengenal Kanker Darah yang Umum Dialami Orang Dewasa
Bukan hanya Sutopo, berbagai dukungan juga diberikan kepada Ibu Ani, salah satunya dari Bapak Presiden Jokowi dan Ibu Iriana.
(HiMedik.com/Yuliana Sere)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia