Suara.com - Punya Masalah Pori-Pori Wajah? Ini yang Perlu Anda Perhatikan.
Masalah pori-pori di wajah bukan masalah bagi sebagian perempuan, namun tidak sedikit yang berupaya keras untuk menghilangkannya agar menunjang penampilan.
Kondisi pori-pori seseorang ditentukan oleh beberapa faktor dilansir dari Hello Sehat:
Genetik
Faktanya, genetik memengaruhi kesehatan Anda secara menyeluruh, termasuk kemunculan pori-pori di wajah. Jika orangtua, adik, kakak, nenek, bahkan kakek Anda memiliki pori-pori wajah yang besar, maka Anda juga bisa memilikinya juga. Faktor satu ini tidak bisa Anda ubah. Jadi, sekeras apa pun usaha Anda, jika dari lahir pori-pori Anda memang sudah besar, maka tetap akan seperti itu hingga nanti Anda dewasa.
Sekresi sebum
Ukuran pori-pori wajah setiap orang juga ditentukan oleh seberapa banyak minyak diproduksi oleh kelenjar sebum. Oleh sebab itu, orang dengan jenis kulit kering cenderung memiliki pori-pori yang lebih kecil ketimbang orang yang memiliki jenis kulit berminyak.
Elastisitas kulit
Makin tua seseorang, ketika elastisitas makin berkurang, maka pori-pori akan semakin tampak (more prominent) seolah-olah pori-pori tersebut makin melebar.
Kabar baiknya, poin dua dan tiga masih bisa dimodifikasi untuk mendapatkan tampilan pori-pori yang “tampak” lebih kecil.
Baca Juga: Sudah Bulan Maret, Mohamed Salah Masih Seret Gol
Salah satu kunci sukses memperbaiki tampilan pori-pori wajah adalah dengan memerhatikan perawatan wajah sehari-hari. Pastikan Anda melakukan serangkaian perawatan wajah harian dengan cara yang tepat. Jangan lupa, sesuaikan perawatan yang Anda jalani dengan jenis kulit Anda.
Bagaimana menghilangkan pori-pori di wajah?
Jika Anda memiliki jenis kulit berminyak, gunakan produk-produk yang berfungsi untuk mengurangi produksi minyak dan mengontrol minyak. Biasanya produk-produk khusus kulit berminyak berlabel “non-komedogenik” dan bebas minyak (oil-free). Anda juga dianjurkan untuk rutin pakai pelembap setiap hari. Hal ini dilakukan agar kulit Anda senantiasa terjaga elastisitas dan hidrasinya.
Yang tak kalah penting, lakukan eksfoliasi secara berkala. Eksfoliasi adalah suatu cara mengangkat atau mengikis sel-sel kulit mati yang berada pada lapisan terluar kulit.
Melakukan eksfoliasi secara rutin akan membersihkan kulit dari berbagai kotoran yang dapat menyumbat pori, debu, sel kulit mati, komedo, kelebihan minyak di kulit sehingga tampilan pori-pori akan “tampak” lebih kecil. Semua orang dengan semua jenis kulit perlu melakukan eksfoliasi. Namun, pilihlah jenis eksfoliasi yang cocok dengan kulit Anda.
Dalam kasus tertentu, Anda mungkin membutuhkan perawatan khusus di dokter untuk membantu memperbaiki tampilan pori-pori di wajah. Beberapa cara mengecilkan pori-pori wajah yang bisa dilakukan di dokter antara lain chemical peeling, microneedling, laser rejuvenasi, laser fractional. Jika dilakukan oleh tenaga medis profesional, semua perawatan tersebut dapat membantu menyamarkan pori-pori wajah Anda dengan efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!