Suara.com - Mengajak dan mengajari anak berenang adalah hal yang penting, karena sejatinya berenang bukan sekadar persoalan berolahraga atau bersenang-senang di dalam air, tetapi juga sebuah keterampilan agar anak dapat melindungi dirinya sendiri kelak.
Meski begitu, masih banyak orangtua yang ragu tentang kapan anak-anak harus mulai diperkenalkan dengan aktivitas berenang.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), usia satu tahun adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan anak berenang. Meski begitu, AAP mencatat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, dan tidak semua anak siap untuk belajar berenang di usia yang sama. Jika mereka belum siap pada usia 1 tahun, Anda masih bisa menunggu hingga mereka berusia 4 tahun.
"Keputusan orangtua tentang kapan memulai pelajaran berenang atau pelatihan keterampilan bertahan hidup di air pada usia dini harus disesuaikan berdasarkan frekuensi paparan anak terhadap air, kematangan emosi, keterbatasan fisik dan kognitif, dan masalah kesehatan terkait dengan kolam renang," demikian catat AAP seperti dilansir dari laman motherly.
Belakangan, banyak orangtua justru mulai mengajak bayi mereka berenang, Namun AAP menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa melatih berenang sejak bayi akan lebih bermanfaat dibandingkan ketika anak berusia 1 tahun.
AAP juga ingin orangtua menyadari bahwa pelajaran berenang pada usia berapa pun, tetap membutuhkan pentingnya pengawasan orang dewasa di sekitar kolam. Itu karena risiko tenggelam untuk balita usia 1-4 tahun sangatlah besar, demikian menurut AAP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI