Suara.com - Duh, Ibu Hamil Keguguran Gara-gara Dokter Salah Resepkan Obat
Seorang ibu hamil di China harus kehilangan janinnya karena kesalahan dokter saat memberikan resep obat.
Perempuan bernama Zhang asal Jiangxi, China, memeriksakan kehamilannya pada bulan Februari lalu.
Dikutip Himedik dari World of Buzz, dokter kebidanan mengonfirmasi bahwa Zhang hamil, dan memastikan ia dalam kondisi sehat dan baik.
Laiknya ibu hamil pada umumnya, Zhang pun diresepkan obat yang tujuannya untuk menguatkan janin dan baik bagi ibu hamil.
Celakanya usai mengonsumsi obat tersebut, Zhang mengalami sakit perut yang intens di malam yang sama dan bahkan mengalami pendarahan dari organ vitalnya.
Dia pun segera dilarikan ke rumah sakit lain dan kemudian diberitahu bahwa dia mengalami keguguran.
Penyelidikan dilakukan dan ternyata obat yang diresepkan oleh dokter tersebut bukan untuk membantu kehamilan, melainkan obat untuk aborsi.
Setelah kejadian itu, Zhang dan keluarganya berhadapan dengan dokter yang meresepkan obat aborsi dan mereka diberitahu bahwa dokter itu salah menulis obat.
Baca Juga: Barusan Keguguran, Wanita ini Malah Dapat Komentar Kejam dari Rekan Kerja
"Aku benar-benar tidak bermaksud meresepkan obat untukmu," kata dokter itu.
Ia juga menambahkan bahwa dia sudah memberi tahu atasannya dan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh rumah sakit.
Zhang sangat marah karena dokter tidak menunjukkan tanda-tanda penyesalan atas kesalahannya dalam menulis obat.
Fatal banget ya, dokter salah beri resep bikin ibu hamil justru mengalami keguguran. (Himedik/Yuliana Sere)
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api