Suara.com - Kutil selama ini sering tumbuh di permukaan kulit yang terlihat seperti tangan atau kaki. Namun, seperti disampaikan dr. Dian Pratiwi, SpKK, FINSDV, FAADV dari Klinik Pramudia, ternyata kutil juga bisa tumbuh di organ kelamin lelaki maupun perempuan.
Penyebabnya, kata dia, adalah virus HPV. Ya, selain menyebabkan kanker serviks, beberapa jenis virus HPV juga menyebabkan kutil kelamin, terutama tipe 6 dan 11. Virus ini menyebar melalui hubungan seksual dan proses kelahiran normal pada ibu hamil yang mengalami kutil kelamin.
"Penyebaran paling umum adalah melalui hubungan seks vaginal atau anal. Ini membuat kita sulit untuk mengetahui kapan seseorang pertama kali terinfeksi," ujar dia dalam temu media di Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Dr. Dian menambahkan, sebagai penyakit menular, sebagian besar infeksi HPV tidak menimbulkan gejala atau tanda khusus. Siapapun yang aktif secara seksual berisiko tertular HPV, bahkan jika berhubungan seks hanya dengan satu orang. HPV yang menimbulkan gejala akan muncul beberapa tahun sejak berhubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi.
"Untuk itu, cara mencegah agar penyebaran tidak terjadi, pasien yang terinfeksi wajib menggunakan kondom dan diwajibkan untuk melakukan hubungan seksual secara monogami atau dengan satu
pasangan saja. Selain itu, suntik vaksin juga dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penularan," tambahnya.
Dr. Dian menambahkan bahwa kutil kelamin sendiri terdiri dari beberapa jenis. Pertama adalah kutil yang berbentuk rata, umumnya sering dialami lelaki karena terdapat di batang kemaluan, lalu ada pula yang mirip kembang kol.
Kutil kelamin memang tidak berbahaya dan tidak mengganggu kesehatan secara umum, namun dapat memengaruhi aspek psikologis pasien seperti malu, cemas, marah, hingga stres, dan dapat menimbulkan kanker serviks pada kaum hawa.
"Untuk mengatasinya, bisa dengan pemberian cairan podofilin atau operasi dengan elektro cauter maupun laser," tandasnya.
Baca Juga: Heboh! Kutil Hamish Daud Saat Lamar Raisa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia