Suara.com - Ibu Hamil Kena Kutil Kelamin, Waspada Efeknya ke Janin!
Kutil kelamin umumnya ditularkan lewat hubungan seksual. Namun pada ibu hamil, risiko kutil kelamin bisa ditularkan ke janin yang dikandungnya lewat proses kelahiran normal.
Disampaikan dr Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, Direktur Klinik Spesialis Kulit dan Kelamin Pramudia, banyak perempuan yang takut mengatasi kutil kelaminnya saat mengandung karena khawatir berpengaruh pada janin. Padahal dengan membiarkannya justru bisa membahayakan janin saat proses persalinan.
"Kalau kita ngomong idealnya, ibu diterapi saat hamil. Ibu harus aware bahwa dia memiliki kutil kelamin. Karena kalau kutilnya berada di lokasi dimana bayi akan lewat maka sudah sharusnya diobati," ujar dr Anthony dalam temu media di Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Anthony menambahkan, tak jarang dirinya menemukan bumil dengan kondisi kutil kelamin dan menyarankan untuk menjalani proses pengangkatan kutil. Tapi tak jarang ibu hamil menolak sehingga ia tak bisa memaksanya.
"Kendalanya yang hamil agak takut ngotak-ngatik genitalnya. Bahkan banyak yang menunda pengobatan. Sayang sekali karena cukup membahayakan karena edukasi yang kurang. Kita tidak bisa memaksa," tambahnya.
Namun ketika terkena virus HPV ini bukan berarti bayi akan langsung mengidap kutil kelamin. Menurut dia masa inkubasi dari kontak sampai bisa terkena kutil kelamin butuh waktu berminggu-minggu hingga bertahun-tahun.
"Tergantung berapa jumlah virus yang terkena. Rata-rata 3 bulan. Bisa juga terkena beberapa tipe HPV sekaligus. Tapi penularan yang lebih sering karena hubungan seksual," tandasnya.
Baca Juga: Ingin Gigi Anak Sehat, Ibu Hamil Dianjurkan Banyak Makan Ikan Teri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya