Suara.com - Atasi Nyeri Tulang Bengkok, Sutopo BNPB Belajar Yoga
Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengalami tulang bengkok karena skoliosis di bagian punggung. Untuk mengatasi nyeri tulang bengkok, ia pun belajar yoga.
Lelaki yang akrab disapa Sutopo BNPB itu membagikan video saat dirinya berlatih yoga di akun Twitternya.
"Tulang bengkok atau skoliosis itu ternyata menyakitkan. Usaha untuk mengurangi rasa sakit nyeri tulang ternyata juga tidak mudah," tulis Sutopo di akun Twitternya @Sutopo_PN.
Ia terlihat mempraktikkan child pose atau Balasana, dengan dibantu oleh sang instruktur, dalam video itu. Saat kembali ke posisi duduk Vajrasana, raut wajah Sutopo memperlihatkan betapa ia menahan sakit yang begitu kuat.
"Belajar yoga saya lakukan agar tubuh lebih nyaman. Namanya ikhtiar orang sakit, apapun dilakukan agar sehat kembali. Apakah Anda sehat hari ini?" tulis Sutopo lagi.
Dikutip HiMedik.com dari Yoga Journal, child pose memang memiliki berbagai manfaat, antara lain meregangkan pinggul, paha, dan pergelangan kaki; menenangkan otak dan membantu meredakan stres dan kelelahan; serta meredakan sakit yang dirasakan Sutopo, yakni di bagian punggung dan leher.
Sutopo saat ini diketahui sedang berjuang melawan penyakit kanker paru stadium 4B yang diidapnya.
Kemudian pada awal Maret kemarin, Sutopo mengungkapkan mengalami skoliosis. Akibatnya, postur tubuh Sutopo saat berjalan dan berdiri menjadi agak miring.
Baca Juga: Sehari Minum 18 Obat, Sutopo BNPB Unggah Pesan Menyentuh
Menurut keterangan Sutopo, dorongan massa kanker adalah penyebab tulang belakangnya bengkok. Ia pun merasa kesakitan dan nyeri pada bagian tersebut.
Meski begitu, Sutopo terus aktif memberikan kabar terkait bencana yang terjadi di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien